Selasa, 21 Mei 2013

CAPTURING TACIT KNOWLEDGE

1.     Interview

1)      Menurut anda apa arti Knowledge Management System dan apa Manfaat Knowledge Management System bagi dinas social!
2)      Apa harapan dan tujuan anda bagi dinas social dengan!
3)      Untuk melaksanakan penanganan, pembinaan dan rehabilitasi social kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di Provinsi DKI Jakarta strategi apa yang akan anda jalankan dan bagai mana cara untuk menaggulangi permaslahan tersebut!
4)      Pada dasarnya Dinas Sosial memiliki banyak pakar bidang sosial dan juga pakar beberapa bidang ilmu terkait lainnya mengapa masih tidak bias menyelesaikan permasalahan yang ada? Dan apa usaha para pakar tersebut?
5)      Budaya saling berbagi pengetahuan belum terbentuk dimasyarakat kita,  apakah karena maslah itu sehingga kompetensi masing-masing individu tidak dapat berkembang dan membuat penaggulangan maslah social tidak kunjung teratasi!
6)       Sehubungan dengan hal tersebut, Dinas Sosial tengah berupaya meningkatkan kinerja aparat melalui eksplorasi aset pengetahuan dan apa saja manfaat dan tujuanya dari eksplorasi aset pengetahuan itu sendiri!
7)      Apa saja yang akan dikembangkan untuk mengurangi masalah social yang sudah ada di lingkungan social SUMSEL saat ini?
8)      Bagaimanakah membangun budaya knowledge sharing antar pegawai Dinas Sosial dalam rangka peningkatan kinerja dan konsep KMS untuk meningkatkan keunggulan pada Dinas Sosial Provinsi SUMSEL?
9)      Kenapa Revenue baru dari pengetahuan yang ada belum pernah dilakukan dan kenapa Masih bersifat rutinitas semata?
10)  Dinas Sosial diharapkan mampu memfasilitasi tumbuh kembangnya budaya saling berbagi pengetahuan (share knowledge) sehingga dapat menciptakan pengetahuan baru yang kompetitif , apa maksut pengetahuan baru yang kompetitif dan Bagaimana Anda mengarahkan hal tersebut agar terlaksana sesuai dengan tujuan di lakukannya budaya saling berbagi pengetahan atau share knowledge ini?

2. Questionairre

1.      Berikut ini yang bukan termasuk manfaat dari Knowledge Management System (KMS) yaitu...
a.       Mendokumentasikan
b.      tidak menyebarkan pengetahuan
c.       keahlian
d.      prosedur tidak lengkap
2.      KMS mengelola seluruh elemen sistem kecuali...
a.        basis data
b.      Dokumen
c.       Kebijakan
d.       software
3.      Fasilitas lain pada Portal KMS Dinas Sosial adalah...
a.       Fasilitas penyusunan kategori pengetahuan yang dipergunakan
b.      Tidak Memungkinkan pegawai untuk mendokumentasi kan berbagai file ke
c.       Tidak adanya Forum-forum diskusi dan konsultasi untuk tanya jawab dengan para pakar
d.      Tidak Adanya tools pendukung untuk memperoleh opini atau feedback dari pegawai lain

4.      yang bukan Portal KMS Dinas Sosial diharapkan mampu memfasilitasi tumbuh kembangnya budaya saling berbagi pengetahuan (share knowledge) sehingga dapat menciptakan pengetahuan baru yang...
a.       support system,
b.      kompetitif
c.       decission
d.      dokumen


5.      Yang bukan contoh sarana penyampaian aspirasi dan penyimpanan dokumen elektronik pada knowladge sharing budaya di dinas sosial sumsel adalah...
a.       Portal
b.      Databases
c.       Software
d.      efisiensi

6.      contoh dari struktur eksternal peta inisiatif knowledge management sebagai aset intangible di Dinas Sosial adalah...
a.       Keterkaitan tugas dengan instansi terkait dan pilar sosial (orsos/LSM/Krg.Truna,dll)
b.      Belum terbangun budaya saling berbagai pengetahuan.
c.       Revenue baru dari pengetahuan yang ada belum pernah dilakukan. Masih bersifat rutinitas semata
d.      Belum ada kebijakan pengembangan SDM untuk belajar dari simulasi dan instalasi sebuah pilot projek.

7.      Prinsip utama yang mendasari pengembangan Knowledge Management System (KMS) di Dinas Sosial Provinsi sumsel diantaranya...
a.       Setiap pegawai tidak  memiliki tanggung jawab
b.      Berkerja secara individu
c.       Format pengetahuan digital lebih mudah disimpan dalam jaringan intranet dan proses pemeliharaannya lebih efisien sehingga mudah dianalisa, ditelusuri, diperbaharui dan disebarkan.
d.      tidak  Memungkinkan  bagi Kepala Dinas dapat memberi contoh atau model berbagi pengetahuan atau nformasi kepada semua lapisan struktural

8.      Apa Strategi Pengembangan Dinas Sosial KMS...
a.       menegelola kompetensi inti& pengetahuan yang dibutuhkan pengguna
b.      tidak membangun kolaborasi dan inovasi
c.        tidak mengembangkan sumber-sumber pengetahuab
d.       tidak memberdayakan DSM dengan basis pengetahuan

9.      yang bukan  Inspirasi Proses knowledge sharing culture yang akan diterapkan pada Dinas Sosial adalah menggunakan model pembelajaran individu yaitu...
a.       Learning Management System (LMS)
b.      Software Modular Object Oriented Dynamic Learning Environment (MOODLE)
c.       Profil Moodle sebagai CMS yang menyediakan barbagai tools
d.      Tidak menghasilkan pengetahuan yang bermanfaat bagi dinas sosial

10.  apa tujuan dari  KNOWLADGE SHARING BUDAYA DI DINAS SOSIAL SUMSEL..
a.       mempersulit tumbuh kembangnyainovasi institusi dinas sosial
b.      proses pencarian dan pengetahuan kembali semakin lambat
c.       data pada dinas sosial tidak aman
d.      Portal Knowledge Management System memudah kan untuk mengelola pengetahuan tacit dan eksplisit karena pengetahuan tersimpan berbentuk digital dan lebih terstruktur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar